Kisah ini diceritakan oleh Ust. Haryo Mojopahit, pada saat apel pagi di sekolah SMART Ekselensia Indonesia. Sebagian redaksi diubah oleh penulis. Ceritanya sebagai berikut:
Dahulu kala, di negara Cina hiduplah seorang nenek. Namun nenek yang ini beda dengan orang lain pada umumnya. Ya, bisa dikatakan nenek ini unik.
Dikatakan aneh karena setiap hari dia menangis. Dari senin sampai minggu dia terus menangis. Sampai suatu hari, lewatlah seorang biksu ke depan rumahnya. Biksu yang merasa aneh dengan si nenek ini kemudian bertanya
“Nek, kenapa nenek menangis?”
“Nenek menangis karena nenek merasa sangat-sangat sedih”
“Sedih kenapa, nek?”
“Nenek punya dua orang anak laki-laki”
“Lho, ya bagus dong kalau begitu. Terus kenapa nenek sedih?”
“Anak pertama nenek kerjaannya berjualan payung, sedangkan yang ke dua berjualan eskrim”
“Itu juga bgus, nek. Kenapa harus sedih?” desak sang biksu tidak sabar.
“Masalahnya, jika hari ini cerah, maka nenek sedih karena anak sulung nenek tidak dapat menjual payung satu pun. Dan jika hari ini hujan, maka nenek sedih karena anak ke dua nenek tidak bisa menjual eskrim satu pun”
“Oh, bigu ceritanya, hahaha…” kata sang biksu sambil tersenyum. “Nenek tidak perlu sedih dengan hal itu, seharusnya nenek bahagia!”
“Bagai mana caranya nenek bisa berbahagia dengan keadaan yang seperti itu?”
“Ya nenek harus mengubah cara berpikir nenek. Bukannya jika hari ini cerah anak ke dua nenek bisa menjual banyak eskrim? Itu kan sesuatu yang bagus dan nenek bisa berbahagia dengan hal itu. Sebaliknya, jika hari ini hujan, itu pun bagus karena anak pertama nenek pasti bisa menjual banyak payung”
Setelah pertemuan dengan biksu tersebut, si nenek akhirnya bisa mengubah cara berpikirnya dan tidak lagi menangis setiap hari.
Hikmah:
Mengubah segala sesuatu agar sesuai dengan keinginan kita bukanlah hal yang mudah. Mengubah dunia, mengubah negara, bukanlah suatu hal yang mudah. Namun kita bisa mengubah cara berfikir kita tentang apapun sehingga itu jauh lebih membahagiakan kita.
So, tetaplah berfikir positif, and be the positive person!
Semoga kisah ini bermanfaat. Amin.